Kru LPM MISSI Mendapat Tindakan Represif Saat Liput Aksi Tolak Omnibus Law

Kru Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) MISSI Muhammad Kamal Ainun Najib, mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari aparat

Foto: Lpmmissi.com/ Doc.
SEMARANG, LPMMISSI.COM - Kru Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) MISSI Muhammad Miftahul Kamal Annajib, mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari aparat ketika disuruh menghapus video pemukulan kepada peserta aksi, Rabu (7/10).

Kamal menjelaskan, kronologi kejadian itu bermula saat kondisi di lapangan sudah kacau, karena aparat menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa aksi.

Kemudian secara tidak sengaja, Kamal melihat aparat sedang memukuli salah satu peserta aksi yang berusaha menyelamatkan diri.

Baca juga: Polisi Pukul Mundur Massa Aksi dengan Gas Air Mata

"Saya sebagai aktivis pers mahasiswa merasa resah melihat tindakan tersebut, lalu saya ambil video kejadian itu," katanya.

Namun, tiba-tiba di belakang ada aparat polisi yang melihat dan memegang tangannya, kemudian memintanya untuk menghapus video itu. 

"Langsung saya hapus saat itu juga, tapi saya menolak permintaan aparat untuk menghapus semua foto ataupun video yang ada di hp saya," ucapnya.

Baca juga: Massa Aksi Tolak Omnibus Law Minta DPRD Jateng Gelar Dialog Terbuka

Mengetahui kejadian tersebut, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Semarang,  Edi Faishol mengecam tindakan represif aparat kepolisian terhadap jurnalis. 

Ia menilai sikap aparat kepolisian itu melanggar undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers, khususnya dalam Pasal 18 yang menyebut, setiap orang yang menghalangi kebebasan pers diancam penjara maksimal dua tahun, dan denda maksimal Rp 500 juta.

Baca juga: 6 Tuntutan Aksi Tolak Omnibus Law di Jawa Tengah

"Langkah itu sangat mencoreng institusi kepolisian karena menghalangi kerja jurnalis saat meliput aksi demonstran," katanya. 

Ia juga memandang, langkah aparat kepolisian itu sangat keliru karena tak profesional dalam menjalankan tugas sebagai aparat yang seharusnya mengayomi dan mejaga keamanan sipil. 

"Polisi tak memahami produk hukum yang seharusnya ditegakkan bukan justru dilanggar," terangnya.

Reporter: Sakti Chiyarul Umam

Editor:  Fitroh Nurikhsan

COMMENTS

Nama

Artikel,77,Berita,561,buku,1,Cerpen,7,esai,2,Fakultas,73,features,9,Galeri,14,Histori,1,HMJ,5,Indepth,8,Kata Mereka,6,kolom,6,Opini,32,puisi,16,resensi,17,Sastra,27,Semarangan,50,Straight,142,Surat Pembaca,1,Tafakur,18,Tips,27,Tokoh,6,Universitas,136,Video,3,Wacana,63,
ltr
item
LPM MISSI: Kru LPM MISSI Mendapat Tindakan Represif Saat Liput Aksi Tolak Omnibus Law
Kru LPM MISSI Mendapat Tindakan Represif Saat Liput Aksi Tolak Omnibus Law
Kru Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) MISSI Muhammad Kamal Ainun Najib, mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari aparat
https://1.bp.blogspot.com/-Sd3IpfeB5g8/X33VOIOzxBI/AAAAAAAAFZ4/DWsVqzlCqHIRvygJ3NrXtW_bmTh4m6ZZQCLcBGAsYHQ/w640-h426/DDEE.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Sd3IpfeB5g8/X33VOIOzxBI/AAAAAAAAFZ4/DWsVqzlCqHIRvygJ3NrXtW_bmTh4m6ZZQCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h426/DDEE.jpg
LPM MISSI
https://www.lpmmissi.com/2020/10/kru-lpm-missi-mendapat-tindakan%20-represif.html
https://www.lpmmissi.com/
https://www.lpmmissi.com/
https://www.lpmmissi.com/2020/10/kru-lpm-missi-mendapat-tindakan%20-represif.html
true
6110729941806746376
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy