Omnibus Law, Tindas Perempuan

Perwakilan Legal Resource Center untuk Keadilan Jender dan Hak Asasi Manusia (LRC - KJHAM), Ardany Nuril Fahma menilai Omnibus Law adalah bentuk penindasan terhadap perempuan.Perwakilan Legal Resource Center untuk Keadilan Jender dan Hak Asasi Manusia (LRC - KJHAM), Ardany Nuril Fahma menilai Omnibus Law adalah bentuk penindasan terhadap perempuan.

Foto: Lpmmissi.com/ Kholid Mawardi
SEMARANG, LPMMISSI.COM - Perwakilan Legal Resource Center untuk Keadilan Jender dan Hak Asasi Manusia (LRC - KJHAM), Ardany Nuril Fahma menilai Omnibus Law adalah bentuk penindasan terhadap perempuan.

Hal itu ia sampaikan saat mengisi panggung orasi Rakyat Jawa Tengah Melawan (RAJAM) pada aksi bertema Tolak Omnibus Law di depan kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (11/3).

Baca juga: DPRD Jateng Akan Penuhi Tuntutan Massa Aksi

Ia meresahkan isi dari Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) yang tidak ada keberpihakan pada hak-hak perempuan.

"Melahirkan itu kan hak biologis, atau memang para perempuan pekerja tidak boleh hamil dan tidak boleh punya keturunan, agar produk-produk yang diinginkan perusahaan bisa tercapai?" Katanya dengan nada bertanya.

Baca juga: Jika Tuntutan Tak Dipenuhi, Buruh Ancam Bawa Masa Lebih Banyak

Ardany menambahkan bahwa perempuan juga butuh pekerjaan, maka harus ada aturan yang memayungi hak-haknya, seperti Undang-Undang sebelumnya, yaitu (UU) No. 13 tahun 2003 yang memberdayakan, mendayagunakan, dan mewujudkan tenaga kerja secara optimal dan manusiawi.

"Perlu diketahui, ketika perusahaan memutuskan mengangkat sosok perempuan sebagai pekerja, hak-haknya juga harus diperhatikan dengan adil dong," jelasnya.

Di akhir orasi ia berharap pemerintah menolak RUU Omnibus Law Cilaka, atau setidaknya membuatkan aturan-aturan yang bisa menunaikan hak-hak perempuan.

Reporter : Fikri Thoharudin
Editor : Sakti Chiyarul Umam

COMMENTS

Nama

Artikel,77,Berita,561,buku,1,Cerpen,7,esai,2,Fakultas,73,features,9,Galeri,14,Histori,1,HMJ,5,Indepth,8,Kata Mereka,6,kolom,6,Opini,32,puisi,16,resensi,17,Sastra,27,Semarangan,50,Straight,142,Surat Pembaca,1,Tafakur,18,Tips,27,Tokoh,6,Universitas,136,Video,3,Wacana,63,
ltr
item
LPM MISSI: Omnibus Law, Tindas Perempuan
Omnibus Law, Tindas Perempuan
Perwakilan Legal Resource Center untuk Keadilan Jender dan Hak Asasi Manusia (LRC - KJHAM), Ardany Nuril Fahma menilai Omnibus Law adalah bentuk penindasan terhadap perempuan.Perwakilan Legal Resource Center untuk Keadilan Jender dan Hak Asasi Manusia (LRC - KJHAM), Ardany Nuril Fahma menilai Omnibus Law adalah bentuk penindasan terhadap perempuan.
https://1.bp.blogspot.com/-bS6v2zusQk4/XmkeIv-ji9I/AAAAAAAAEk8/MuPQ3dyhIYA3W7DYOKiQsw6y3gZJGu7HgCLcBGAsYHQ/s640/Tohaaa.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-bS6v2zusQk4/XmkeIv-ji9I/AAAAAAAAEk8/MuPQ3dyhIYA3W7DYOKiQsw6y3gZJGu7HgCLcBGAsYHQ/s72-c/Tohaaa.jpg
LPM MISSI
https://www.lpmmissi.com/2020/03/omnibus-law-tindas-perempuan.html
https://www.lpmmissi.com/
https://www.lpmmissi.com/
https://www.lpmmissi.com/2020/03/omnibus-law-tindas-perempuan.html
true
6110729941806746376
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy