Mahasiswa Soroti Dua Poin Dalam Omnibus Law

Mahasiswa yang turut serta aksi tolak Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law di depan gedung Gubernur Jateng, secara spesifik soroti dua poin dalam RUU tersebut. Rabu, (11/3).

Foto: Lpmmissi.com/ Kholid Mawardi
SEMARANG, LPMMISSI.COM - Mahasiswa yang turut serta aksi tolak Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law di depan gedung Gubernur Jateng, secara spesifik soroti dua poin dalam RUU tersebut. Rabu, (11/3).

Pada aksi Tersebut, Mereka fokus pada Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) serta penghilangan hak cuti haid, hamil, melahirkan dan keguguran. 

Koordinator Lapangan UIN Walisongo Semarang Soni Saepul Rizal, penghapusan hak cuti bagi wanita haid, hamil,  melahirkan dan keguguran. Menurutnya hal ini merupakan perampasan ruang gerak perempuan dalam keluarga.

Baca juga: Omnibus Law, Tindas Perempuan

"Hal ini secara perlahan menjadi pelemahan terhadap kegiatan seorang istri atau ibu, intinya dalam keluarga akan ada penyempitan ruang gerak" ungkap Soni.

Kemudian ia menambahkan, RUU cipta kerja akan memberikan kenyamanan bagi investor di Indonesia. Namun mengabaikan hak-hak buruh.

"RUU ini mungkin menyamankan investor yang akan masuk ke Indonesia tapi hak-hak buruh terabaikan," ungkapnya.

Baca juga: DPRD Jateng Akan Penuhi Tuntutan Massa Aksi

Sependapat dengan Soni, Koordinator Lapangan Universitas Wahid Hasyim Tama Ghoni menyatakan menolak RUU Cilaka, karena tidak mengatur upah minimum secara nasional, melainkan dari perusahaan.

Tama berharap dari aksi ini, aspirasi dari mahasiswa dan buruh dapat direalisasikan oleh DPRD. Sebab, menurutnya Proses perancangan RUU ini sudah cacat hukum karena tidak melibatkan masyarakat dalam penyusunannya.

"Semoga aspirasi dari teman-teman bisa direspon dengan baik dan direalisasikan oleh  DPRD, karena RUU ini sudah cacat hukum karena tidak melibatkan masyarakat," pungkasnya.

Reporter : Nur Laela Khoerunnisa
Editor : Sakti Chiyarul Umam

COMMENTS

Nama

Artikel,72,Berita,547,buku,1,Cerpen,6,esai,2,Fakultas,70,features,9,Galeri,14,Histori,1,HMJ,5,Indepth,8,Kata Mereka,6,kolom,6,Opini,32,puisi,16,resensi,17,Sastra,26,Semarangan,41,Straight,128,Surat Pembaca,1,Tafakur,18,Tips,22,Tokoh,6,Universitas,135,Video,3,Wacana,58,
ltr
item
LPM MISSI: Mahasiswa Soroti Dua Poin Dalam Omnibus Law
Mahasiswa Soroti Dua Poin Dalam Omnibus Law
Mahasiswa yang turut serta aksi tolak Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law di depan gedung Gubernur Jateng, secara spesifik soroti dua poin dalam RUU tersebut. Rabu, (11/3).
https://1.bp.blogspot.com/-Fj0kVIuvuc0/XmkgLoEn_-I/AAAAAAAAElI/rMIm71NgUs0DcB8Ade36J97nXMCmXTynACLcBGAsYHQ/s640/Nisa.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Fj0kVIuvuc0/XmkgLoEn_-I/AAAAAAAAElI/rMIm71NgUs0DcB8Ade36J97nXMCmXTynACLcBGAsYHQ/s72-c/Nisa.jpg
LPM MISSI
http://www.lpmmissi.com/2020/03/mahasiswa-soroti-dua-poin-dalam.html
http://www.lpmmissi.com/
http://www.lpmmissi.com/
http://www.lpmmissi.com/2020/03/mahasiswa-soroti-dua-poin-dalam.html
true
6110729941806746376
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy